kiri, kanan, depan, belakang. yang ada hanyalah hujan mengungkung. sore yang berlinang.

aku melihatmu menggigil. sendirian. orang tuamu di mana? inginku bertanya. mengapa kau di sini? tidak di rumah saja menghangatkan badan di depan perapian?

‘awas!’

aku berteriak. tapi, kau pasti tak dengar. sebuah kendaraan besar melintas indah. bumi menjelma gelap. aura pengap segera meruap.

jalanan sepi. orang-orang ke mana? kenapa kau sendirian saja berselimut hujan?

aku ingin membantu. tapi, dayaku apa? aku hanyalah pohon di pinggir jalan. sekadar menaungi dirimu saja, tak mungkin. bumi membebat kakiku.

pada siapa hendak kuberitahukan berita ini?